Liputan6.com, Jakarta – Bupati Gowa, Sulaswesi Selatan, Adnan Purichta Ichsan mungkin jadi pejabat daerah tersibuk di Indonesia saat ini. Itu karena banjir yang terjadi di kawasan Gowa.

Hujan yang tak henti mengguyur selama tiga hari terakhir, membuat beberapa wilayah di Kabupaten Gowa terendam banjir. Akibatnya, sudah enam warga yang meninggal dunia karena tertimbun longsor dan juga karena kedinginan.

Sebagai Bupati, Adnan pun sibuk memantau banjir bersama jajaran pejabat pemda, terutama untuk mengawasi pelaksanaan evakuasi warga di beberapa lokasi banjir terparah di Gowa.

Di akun Instagramnya, Adnan mengunggah berbagai kegiatannya maupun situasi Gowa. Proses evakuasi dan penyaluran bantuan untuk korban bencana Gowa masih terus dilakukan, baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi.

Salah satunya pada Rabu, 23 Januari 2019, keponakan dari Gubernur Sumatera Selatan ini mengunggah foto evakuasi di sebuah kawasan di Gowa.

Proses evakuasi dan penyaluran bantuan untuk korban bencana Gowa masih terus dilakukan, baik itu di dataran rendah maupun di dataran tinggi,” tulisnya.

Lalu di unggahan lainnya di tanggal yang sama, Adnan terlihat berada di kantornya yang dipenuhi barang-barang bantuan untuk para korban banjir di Gowa yang sedang mengungsi.

2 dari 2 halaman

Gowa

Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan yang sedang dilanda banjir. (dok.Instagram @adnanpurichtaichsan/https://www.instagram.com/p/Bs-YcMugNsr/Henry

Terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada korban bencana Kabupaten Gowa. Untuk saudara-saudaraku yang ingin memberikan sumbangan untuk korban bencana Kabupaten Gowa bisa menghubungi posko-posko yang ada atau membawa langsung ke posko utama penanggulangan bencana Kabupaten Gowa, di Kantor Bupati Gowa,” tulisnya.

Adnan Purictha Ichsan menjadi bupati termuda se-Sulawesi Selatan. Ia baru berusia 29 tahun saat dilantik pada 2016. Ia menikah dengan Priska Paramita pada 2011 dan dikaruniai dua orang anak.

Kabupaten Gowa dilalui oleh banyak sungai yang cukup besar yaitu ada 15 sungai. Sungai dengan luas daerah aliran yang terbesar adalah Sungai Jeneberang, yaitu seluas 881 km persegi dengan panjang sungai utama 90 Km.

Banyaknya aliran sungai di Kabupaten Gowa membuat daerah ini termasuk berpotensi banjir yang cukup tinggi. Sungai-sungai itu di antaranya Sungai Jeneberang, Sungai Maros, Sungai Limbung, dan sungai-sungai lainnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini: