Liputan6.com, Jakarta – Ada beragam hal yang perlu diperhatikan ketika memasuki 2019. Salah satu di antaranya adalah mengetahui konsep rumah hingga furnitur berdasarkan fengshui khususnya di tahun Babi.

“Di 2019 tahun Babi itu sifatnya fair dan jujur dan nggak suka terbawa arus, ibaratnya nggak terlalu yang heboh-heboh banget. Orang akan kembali pada hal-hal yang simpel,” kata Jenie Fengshui, ahli Fengshui saat ditemui saat acara Urbam Quarter di Plaza Indonesia, Jakarta, Selasa, 29 Januari 2019.

Bukan tanpa alasan, tetapi hal ini disampaikan Jenie karena memperhatikan shio Babi yang menyukai hal yang praktis, simpel, dan fungsional. Tahun ini dari segi interior tidak terlalu rumit.

“Tahun ini orang lebih suka pada hal-hal yang applicable dan praktis, gampang dipakai, nggak macam-macam atau mengikuti lifestyle,” tambahnya.

Selain itu, Jenie juga mengungkapkan saat ini rumah besar tidak terlalu diminati karena banyak generasi milenial yang lebih menyukai hal yang simpel dan praktis dan secara fengshui rumah besar yang isinya sedikit juga tidak seimbang.

“Rumah dari sekeluarga banyak jadi berdua jadi ada sakit yang nggak jelas, itu karena tidak seimbang. Zaman sekarang orang nggak suka anggota keluarga banyak lebih suka individualis. Akhirnya, rumah-rumah yang besar nggak akan terlalu dipilih, lebih kepada ruang-ruang yang warm, kecil-kecil dan fungsional,” tutur Jenie.

Di sisi lain, Jenie turut mengingatkan perihal pentingnya untuk mengeluarkan barang-barang yang terlalu banyak setiap tahun. Kebiasaan menumpuk barang secara fengshui tidak seimbang.

“Gudang itu setiap tahun harus ada barang yang keluar. Orang-orang suka menyimpan barang, secara fengshui nggak seimbang. Bahkan baju pun di lemari harus berganti nggak boleh beli-beli, numpuk, terlalu banyak dan rumah yang terlalu banyak barang kehidupannya ada yang mampet sedikit-sedikit,” tambah Jenie Fengshui.

Saksikan video pilihan di bawah ini: