Selaku desainer, Eggie Jasmin mengatakan, kostum nasional yang diboyong Aluna Rifani ke ajang Miss Intercontinental 2019 dibuat dalam waktu tiga minggu. “Fitting cuma satu kali dan langsung pas sama Aluna,” katanya.

Mengerjakan busana yang secara nyata memperlihatkan kredibilitas, Eggie mengaku sangat bersemangat dan bertekad memperlihatkan sisi berbeda dan segar dari deretan kostum nasional negara lain.

Ia mengatakan, lewat busana yang dirancang begitu detail dan mendapat sambutan hangat dari publik, penampilan kontestan Indonesia di ajang kecantikan tersebut harusnya sudah memiliki bekal untuk jadi sorotan dunia.

Dalam kesempatan itu pula, Eggie hendak menunjukan kemampuan desainer Indonesia dalam merancang busana. Terlebih tokoh Nagini beberapa waktu sempat heboh dibicarakan, lantaran jadi inspirasi JK Rowling dalam menciptakan salah satu karakter di film Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald.

“Desainer Indonesia itu sangat serius dalam membuat rancangan. Dengan momentum karakter Nagini yang muncul di film, saya berharap sutradara Hollywood juga mau melirik desainer-desainer kita yang punya potensi luar biasa. Apalagi kalau yang diceritakan memang legenda dari Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, ia juga menyisipkan asa saat Aluna akhirnya memakai kostum nasional tersebut. Dengan detail yang sudah diperhitungkan sedemikian rupa, Eggie berharap kemunculan Aluna lagngsung bisa memikat hati.

Pembuatannya yang juga sangat-sangat detail diharapkan Eggie bisa menambah kepercayaan diri mahasiswi Universitas Gajah Mada tersebut ketika mengenakan kostum nasional terinspirasi tokoh miologi Jawa tersebut.

Sebagaimana diketahui, pada Selasa (8/1/2019), Aluna Rifani telah bertolak ke Manila, Filipina, untuk menjalani masa karantina bersama 90 finalis dari seluruh negara hingga 25 Januari 2019. Malam penobatan Miss Intercontinental 2019 baru akan berlangsung pada 26 Januari 2019 di Mall of Asia Arena, Manila, Filipina.