Karawang –  Pengidap obesitas di Indonesia melonjak. Kasus-kasus obesitas parah cukup sering ditemui. Setelah Titi Wati di Palangkaraya, kali ini kasus obesitas parah menimpa Narti Sunarti yang tinggal di Karawang.

Dilansir Antara, berat badan Narti mencapai 250 kilogram. Obesitas yang dialaminya diduga diakibatkan oleh sering mengonsumsi mi instan.

“Berat badan saya semakin bertambah sejak setahun terakhir,” kata Narti, di Karawang, Selasa, 29 Januari 2019.

Akibat berat badannya yang berlebih, kini ia kesulitan untuk bangun. Untuk berdiri, perempuan berusia 37 tahun itu butuh bantuan empat sampai lima orang dewasa.

Sehari-hari, ia hanya bisa tertidur atau duduk di tempat tidur rumahnya. Ia diketahui merupakan warga Perumahan Terangsari Blok E-9 No 25, Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Karawang.

“Sekarang tidak bisa jalan, jadi cuma tidur-tiduran atau duduk saja di kamar,” kata dia.

Narti mengungkapkan, badannya semakin besar hingga mengalami kelebihan berat badan setelah sering mengonsumsi mie instan dan makan camilan.

Suaminya yang bekerja serabutan di Bogor tidak pernah pulang memberikan nafkah. Jadi, sehari-hari dirinya hanya mampu mengonsumsi mie instan.

Saat ini, Narti yang berat badannya mencapai sekitar 250 kilogram belum mendapatkan perawatan medis, karena terkendala administrasi kependudukan. Ia masih memegang KTP Jakarta.

Berdasarkan Pemantauan Status Gizi (PSG) Kementerian Kesehatan, sekitar 25,8 persen penduduk dewasa tergolong obesitas pada 2017. Jumlah itu melonjak dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 10,6 persen.

Saksikan video pilihan berikut ini: