Liputan6.com, Jakarta – Perkembangan barber shop di Indonesia kiat pesat. Hal itu dibarengi dengan minat pria urban mengubah tatanan rambut mereka sesuai dengan karakter dan perkembangan tren gaya dunia.

Pria urban saat ini memilih tren rambut klasik dan rapi serta mudah diatur dan memberi kesan muda. Hal inilah yang menginspirasi Chief Barber & Supplies Co. dalam memilih tren gaya rambut 2019 “The Revolutionary”.

Director Chief Company, Fatsi Anzani Hakim menjelaskan, survei yang dilakukan Chief Company hingga Januari 2019 kepada 1100 responden menyatakan bahwa 9 dari 10 (87 persen) pria urban menginginkan perubahan tatanan gaya rambut klasik mereka dengan tanpa meninggalkan karakter pribadinya.

“Namun ketika dihadapkan pada pilihan model rambut, 48 persen pria kembali memilih model klasik. Itulah salah satu alasan Chief Company menghadirkan beberapa pilihan tren model rambut 2019,” katanya, dalam rilis yang diterima Liputan6.com, Kamis (24/1/2019).

The Revolutionary merupakan perkembangan gaya tatanan rambut dari traditional cut, classic, nouveau, renaissance, dan kontemporer. Sebelumnya,  mengusung gaya potongan fade dan taper dengan kesan rapi, klimis dan pendek pada bagian bawah serta samping kepala. Namun, semua dibiarkan tetap panjang pada sisi atasnya, ke arah lebih muda, trendi, dan cool dengan sedikit kesan rebel namun tetap berkelas.

Tahun ini, Chief Barber & Supplies Co merekomendasikan tiga gaya rambut yang sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Gaya rambut tersebut merepresentasikan lifestyle dan persona pria urban saat ini.

Sementara itu, Oky Andries Marketing Director Chief Company menjelaskan, sebagai barbershop terkemuka di Jakarta, Chief Barber & Supplies Co terus memberikan pilihan tren tatanan rambut yang cocok bagi pria urban. Tiga pilihan tren gaya rambut 2019 adalah Deconstructed Quiff, Blunt Fringe, dan Asymetrical Long Sweep.

Blunt Fringe adalah potongan rambut berponi dengan tekstur yang dibuat sedemikian rupa di bagian atasnya. Dari hasil data survei di atas potongan rambut ini adalah kryptonite para pelanggan. 

Deconstructed Quiff adalah potongan gaya rambut untuk mengakomodasi keinginan pelanggan akan gaya rambut yang terlihat natural dan tidak klimis. Bentuknya adalah potongan low fade / taper ditambah hasil akhir yang natural dan tekstur di bagian atas lengkap dengan aplikasi produk modern.

Model gaya rambut yang akan menjadi tren di 2019 di mana kombinasi antara tekstur, Asymmetrical Long Swep dan mungkin ditambah dengan sedikit aksen seperti desain garis mulai menjadi pilihan bagi para barber eksploratif yang tentunya harus berkolaborasinya dengan konsumen yang memiliki jiwa adventurous. Gaya rambut ini akan menjadi pilihan bagi pribadi konsumen milenial yang dinamis, berani, ekspresif, dan percaya diri.

2 dari 2 halaman

Barberlyfe Indonesia

Josh Lamonaca, International Guest Star BarberLyfe Indonesia Vol.2, Memperagakan potongan rambut Blunt Fringe sebagai salah satu hair style trend 2019 (Dok. Istimewa)

Menanggapi tiga gaya rambut yang direkomendasikan Chief Barber & Supplies Co, International Guest Star BarberLyfe Indonesia Vol.2, dan sekaligus Head of Education of Menspire UK Josh Lamonaca sangat mengapresiasi Chief Barber & Supplies Co dalam memberikan inspirasi dan update terbaru serta menyajikan hairstyle concept setiap tahunnya yang sesuai dengan karakter pria urban Indonesia.

“Gaya tatanan dan potongan rambut pria saat ini sudah tidak lagi hanya terbatas pada rapi, klimis, dan cepak melainkan pria urban dapat merubah satu potongan rambut dengan berbagai gaya rambut sesuai dengan karakternya, dan Chief Barber & Supplies Co sangat membantu para pria dalam memilih tatanan rambut yang dapat disesuaikan dengan karakter mereka,” katanya

BarberLyfe Indonesia Vol. 2 merupakan platform edukasi barber offline Internasional pertama di Indonesia. Para barber dan semua orang yang hendak masuk ke industri barber memperoleh informasi paling mutakhir tentang tren gaya rambut pria di seluruh dunia.

Oky Andries dan Fatsi Anzani selaku promotor berkomitmen untuk terus mendukung proses belajar serta secara aktif berkontribusi untuk mengembangkan kemampuan dan kualitas teknik potong rambut pria untuk para barber di Indonesia. “Misi kami adalah untuk membangun kemampuan pribadi dan mengembangkan industri Barber melalui tiap individu,” ungkap Oky.

“Kami berharap dengan adanya Barberlyfe Indonesia ini, kami dapat membantu para barber dalam mengembangkan keterampilan yang mereka butuhkan seperti teknik penataan rambut, produk grooming pria sampai pada kemampuan soft-skill yang mencakup ke layanan pelanggan dan bisnis,” ucap Fatsi.

Saksikan video pilihan di bawah ini: